
Sunday, 30 June 2013
entah nak letak tajuk apa ^_^

permulaan..^_^

Friday, 28 June 2013
adakah hanya sekadar mimpi?

SEGMEN JOM BERKENALAN BERSAMA BLOGGER

Thursday, 27 June 2013
kehidupan, cinta, awak!

maaf ^_^

kenapa??

Segmen Menang RM50!

GIVEAWAY: Jom Menang Hadiah By AdamFaiz

1x long Neclace 2x Fridge Magnet 2x Tudung Bawal 3x Souvanirs From Sabah3x keychain 3x Handkerchief 1x sarung Tisu
JOM join, KLIK SINI ! ^_^
Giveaway Pertama Bulan Jun

*KLIK gambar*
Dateline : 30 Jun 2013
Hadiah bagi tempat PERTAMA :
Sehelai Tudung Bawal (Let Go)
Sehelai Shawl (Jenama sendiri)
Topup
Topup
Hadiah tempat KEDUA :
Sehelai Tudung Bawal (Let Go)
Sehelai Shawl (Jenama sndiri)
Sehelai Shawl (Jenama sndiri)
SHORT SEGMEN BY SYIERA!

Assalamualaikum
KLIK BANNER UNTUK JOIN !
HANYA SEMINGGU !!!
HADIAH YANG BAKAL DIMENANGI
SABUN AQURA - 2x
WANG TUNAI RM 10 - 3x
BUKU ISLAMIK - 1x
BAWAL SATIN - 3x
NATURGO MASK - 1x
SHISEIDO WHITE MASK - 1x
INSTANT HIJAB - 3x
PEMILIHAN PEMENANG
100% RANDOM
GOOD LUCK !!!
Wednesday, 26 June 2013
GIVEAWAY BY:SAIDAH&IKHWAN YUSUFF

Saidah dan ikhwan yusuff sedang mencari pemenang untuk menerima 1st giveaway By:Saidah&ikhwan yusuff.Syarat yang dikenakan cukup mudah dan senang.Klik banner untuk join.
SYARAT-SYARAT PENYERTAAN:
1)Buat satu post yang bertajuk Giveaway by Saidah dan ikhwan yusuff
2)Wajib follow blog Saidah dan Ikhwan yusuff
3)Wajib Add circle google plus Saidah dan Ikhwan yusuff
4)Lastly tinggalkan komen korang kat kotok comment-Sini
5)Giveaway berakhir pada 30/OGOS/2013
HADIAH YANG MENANTI PEMENANG:
#-3 orang pemenang akan mendapat Fridge magnet&postcard daripada saidah(Diimport khas dari Scotland)
#-2 orang pemenang bertuah akan mendapat topup RM5 setiap orang
#-4 pemenang bertuah akan direview oleh Blog ikhwan yusuff(2) dan Saidah(2)
#-4 orang pemenang akan tersenarai dalam bloglist.
#-2 orang pemenang bertuah akan mendapat topup RM5 setiap orang
#-4 pemenang bertuah akan direview oleh Blog ikhwan yusuff(2) dan Saidah(2)
#-4 orang pemenang akan tersenarai dalam bloglist.
Tunggu apa lagi jom join ramai-ramai.Mungkin anda yang bertuah.Click Banner for joining us!
SEGMEN MENANG WANG TUNAI RM 100

Tuesday, 25 June 2013
berubah??

Kamu mampu berubah! Semua orang mampu berubah menjadi lebih baik. Percayalah! Tidak tumbuh, tidak akan melata, tidak sungguh, orang tidak berkata. Jadi, apa yang saya kata itu benar.
Kawanku...
Sebelum kita bergerak dan berikhtiar, kita perlu membuang batasan yang ada dalam fikiran kita. Semua orang pasti akan membataskan kemampuan diri. Benar, pepatah melayu ada menyebut "Ukurlah baju pada badan sendiri" supaya kita tidak bercakap besar. Ada juga pepatah menyebut "Tilik dahulu muka sendiri di cermin" bagi mengelakkan kita perasan diri sendiri terlalu sempurna. Orang yang sedar batasan diri sendiri barulah tidak akan dianggap "Hidung tidak mancung, pipi tersorong-sorong".
Kawanku...
Sekiranya benar kamu berubah menjadi lebih baik kamu hanya perlu bertanya pada diri sendiri, "Apakah yang perlu aku lakukan sekarang?" Ya, sekarang. Bukan esok ataupun lusa. Kamu perlu tahu apakah langkah pertama dan seterusnya bagi membuat perubahan mulai sekarang. Kamu perlu tahu apakah yang baik dan buruk.
nota kaki;
kuatkan diri utk terus istiqomah!
pada entry yg akan datang, saya akan menceritakakn tentang seorang hamba Allah yg saya kenal, kini beliau sudah berjaya dalam perubahannya!
Monday, 24 June 2013
tepuk dada tanya iman
Bissmillahirrahmanirrahim..
assalamualaikum awak...
awak,
boleh tak saya nak cakap something?
kadang-kadang awak tegur saya depan ramai orang,
awak tahu saya malu, tapi saya diamkan je sebab apa???
sebab saya sayang awak!
saya sayang awak mcm keluarga saya sendiri..
awak,
boleh tak saya nak tanya??
kenapa awak suka tegur salah saya mcm awak je yg betul..
bukan saya tak suka,
TAPI..
awak boleh tak jaga hati saya, tegur saya elok-elok.
saya terima kalau awak tegur saya elok-elok...
awak,
pernah tak awak baca hadis ni??
"barangsiapa yang menasihati seseorang dan hanya ada mereka berdua, maka itulah nasihat yg sebenarnya, barang siapa yg menasihati saudaranya didepan banyak orang, maka yg demikian itu mencela dan mencelakakan org yg dinasihat"
saya harap awak faham..
nota kaki:
Tepuk dada tanya iman? agak-agak apa ya maksud nya? (garu kepala yg tak gatal) ^_^
haaa! tak payah binggung-bingung, i just wanna tu say, sometime kite rasa kite ni perfect sangat sampai kita rasa nak tegur je salah semua orang yg ada depan mata, a'ahh! kenapa?? sebab kita tegur someone tu depan orang ramai. Kite rasa kite je perfect walhal kita lah hamba Allah yg tersangat perasan!
Saturday, 22 June 2013
cinta..
Bismillahirrahmanirrahim..
Aku bertanya pada alam semesta tentang erti CINTA,
lalu satu demi satu mereka menjawab…
Bumi menjawab:
“CINTA adalah hamparan tempat tumbuh segala bahagia dan harapan akan itu. Ia memang dipijak dan dihinakan, tetapi ia tak peduli. Cinta hanya memberi, dan itu sajalah keinginannya.”
Air menjawab:
“CINTA adalah hujan yang menumbuhkan benih-benih rasa kesukaan, kerelaan akan kerinduan dan kesenduan, atau samudera kasih yang luas sebagai naungan segala perasaan
Api menjawab:
“CINTA adalah panas yang membakar segala, ia memusnahkan untuk dapat hidup dan menyala. Demi merasakannya, makhluk rela terbakar dalam amarah dan kedurhakaan.”
Angin menjawab:
“CINTA adalah hembusan yang menebar sayang tanpa tahu siapa tujuannya. Orang kata, ia buta, sebab itu inginnya. Ia tak kelihatan, tetapi tanpanya segala jiwa akan hampa.”
Langit menjawab:
“CINTA adalah keluasan tanpa batas. Luasnya tiada makhluk yang tahu. Kecuali cinta itu bahagia yang biru, atau derita kelam yang kelabu
Matahari menjawab:
“CINTA adalah hidup untuk memberi tenaga kehidupan dan cahaya harapan. Ia tak akan jemu memberi sampai ia padam dan mati.”
Pohon menjawab:
“CINTA adalah akar yang menopang segalanya. Ia ikhlas sehingga tak perlu dilihat dan dikenal. Tetapi ia terus memberi agar batang tetap kukuh abadi, berbuah dan berbunga indah.”
Gunung menjawab:
“CINTA adalah rasa yang menjulang tinggi. Rasa itu tenang dan menyejukkan. Namun saat gundah, Ia akan meleburkan sekelilingnya dengan lautan lava cemburu yang membara.”
Akhir sekali, Aku bertanya pada CINTA itu sendiri:
“Wahai CINTA, apakah sebenarnya erti dirimu?”
CINTA menjawab:
“CINTA adalah engkau patuh terhadap-Nya, meskipun engkau tidak melihatNya. Engkau tidak menciumNya atau merabaNya, tetapi engkau patuh kerana engkau merasa akan hadirNya. Sebab CINTA bukan indera, tetapi adalah rasa.”
“CINTA adalah engkau takut akan amarah-Nya, dan takut jika Dia meninggalkanmu. Takut jika Dia tidak menyukaimu lagi. Hingga engkau mencari-cari alasan untuk selalu dekat dengannya, bahkan jika engkau harus menderita, atau yang lebih mengerikan dari itu.”
“CINTA adalah engkau menyimpan segala harapan kepadaNya tidak pada yang lain. Engkau tidak mendua dalam harapan, dan demikian selamanya. Cinta adalah engkau setia menjadi hambaNya, yang engkau hidup untukNya dan mati untuk RedhaNya akan dirimu, hidup dan mati untuk Dia. Engkau berusaha sekerasnya agar engkau diakui, hanya sebagai hamba.”
“Diatas segalanya, CINTA adalah engkau merasa kasih sayang yang tunggal yang tidak engkau berikan pada yang lain, selain kepadaNya. Engkau rindu akan hadirNya dan melihatNya. Engkau suka apa yang Dia sukai dan benci apa yang dia benci, engkau merasakan segala ada padaNya dan segala atas namaNya.”
Aku bertanya lagi pada CINTA:
“Dapatkah aku merasakannya?”
Sambil berlari CINTA menjawab:
“Selama engkau mengetahui hakikat penciptaanmu dan bersyukur dengan apa yang Dia berikan, maka itu semua akan engkau rasakan, percayalah padaku….”
lalu satu demi satu mereka menjawab…
Bumi menjawab:
“CINTA adalah hamparan tempat tumbuh segala bahagia dan harapan akan itu. Ia memang dipijak dan dihinakan, tetapi ia tak peduli. Cinta hanya memberi, dan itu sajalah keinginannya.”
Air menjawab:
“CINTA adalah hujan yang menumbuhkan benih-benih rasa kesukaan, kerelaan akan kerinduan dan kesenduan, atau samudera kasih yang luas sebagai naungan segala perasaan
Api menjawab:
“CINTA adalah panas yang membakar segala, ia memusnahkan untuk dapat hidup dan menyala. Demi merasakannya, makhluk rela terbakar dalam amarah dan kedurhakaan.”
Angin menjawab:
“CINTA adalah hembusan yang menebar sayang tanpa tahu siapa tujuannya. Orang kata, ia buta, sebab itu inginnya. Ia tak kelihatan, tetapi tanpanya segala jiwa akan hampa.”
Langit menjawab:
“CINTA adalah keluasan tanpa batas. Luasnya tiada makhluk yang tahu. Kecuali cinta itu bahagia yang biru, atau derita kelam yang kelabu
Matahari menjawab:
“CINTA adalah hidup untuk memberi tenaga kehidupan dan cahaya harapan. Ia tak akan jemu memberi sampai ia padam dan mati.”
Pohon menjawab:
“CINTA adalah akar yang menopang segalanya. Ia ikhlas sehingga tak perlu dilihat dan dikenal. Tetapi ia terus memberi agar batang tetap kukuh abadi, berbuah dan berbunga indah.”
Gunung menjawab:
“CINTA adalah rasa yang menjulang tinggi. Rasa itu tenang dan menyejukkan. Namun saat gundah, Ia akan meleburkan sekelilingnya dengan lautan lava cemburu yang membara.”
Akhir sekali, Aku bertanya pada CINTA itu sendiri:
“Wahai CINTA, apakah sebenarnya erti dirimu?”
CINTA menjawab:
“CINTA adalah engkau patuh terhadap-Nya, meskipun engkau tidak melihatNya. Engkau tidak menciumNya atau merabaNya, tetapi engkau patuh kerana engkau merasa akan hadirNya. Sebab CINTA bukan indera, tetapi adalah rasa.”
“CINTA adalah engkau takut akan amarah-Nya, dan takut jika Dia meninggalkanmu. Takut jika Dia tidak menyukaimu lagi. Hingga engkau mencari-cari alasan untuk selalu dekat dengannya, bahkan jika engkau harus menderita, atau yang lebih mengerikan dari itu.”
“CINTA adalah engkau menyimpan segala harapan kepadaNya tidak pada yang lain. Engkau tidak mendua dalam harapan, dan demikian selamanya. Cinta adalah engkau setia menjadi hambaNya, yang engkau hidup untukNya dan mati untuk RedhaNya akan dirimu, hidup dan mati untuk Dia. Engkau berusaha sekerasnya agar engkau diakui, hanya sebagai hamba.”
“Diatas segalanya, CINTA adalah engkau merasa kasih sayang yang tunggal yang tidak engkau berikan pada yang lain, selain kepadaNya. Engkau rindu akan hadirNya dan melihatNya. Engkau suka apa yang Dia sukai dan benci apa yang dia benci, engkau merasakan segala ada padaNya dan segala atas namaNya.”
Aku bertanya lagi pada CINTA:
“Dapatkah aku merasakannya?”
Sambil berlari CINTA menjawab:
“Selama engkau mengetahui hakikat penciptaanmu dan bersyukur dengan apa yang Dia berikan, maka itu semua akan engkau rasakan, percayalah padaku….”
Aku pun Berteriak, “Wahai Tuhan Yang Maha Pencinta, terimalah cintaku yang sederhana ini, izinkanlah aku merasakan cintaMu yang Maha Indah…!”
Friday, 21 June 2013
abang mencintai syg sebab apa?
Dalam satu kisah percintaan yang menarik. Sepasang suami isteri
berjalan di tepi sebuah tasik yang indah. Kemudian mereka berhenti di
sebuah bangku yang disediakan di tepi tasik. Kemudian si isteri bertanya
kepada si suami. Ini dialog mereka
Isteri : Mengapa abang menyukai saya? Mengapa abang cintakan saya?
Suami : Abang tidak boleh menerangkan sebabnya, namun begitu abang memang menyayangi dan mencintai Sayang!
Isteri : Abang tak boleh terangkan sebabnya? Bagaimana abang boleh katakan abang sayang dan cintakan saya sedangkan abang tidak boleh menerangkannya.
Suami : Betul! Abang tak tahu sebabnya tetapi abang boleh buktikan bahawa abang memang cintakan Sayang!
Isteri : Tak boleh beri bukti! Tidak! Saya hendak abang terangkan kepada saya sebabnya. Kawan-kawan saya yang lain yang mempunyai suami dan teman lelaki, semuanya tahu menerangkan mengapa mereka mencintai. Dalam bentuk puisi dan syair lagi. Namun begitu abang tidak boleh terangkan sebabnya.
Si suami menarik nafas panjang dan dia berkata, “Baiklah! Abang mencintai Sayang sebab sayang cantik, mempunyai suara yang merdu, penyayang dan mengingati abang selalu. Abang juga sukakan senyuman manis dan setiap tapak Sayang melangkah, di situlah cinta Abang bersama Sayang!”
Si isteri tersenyum dan berpuas hati dengan penerangan suaminyan.
Namun begitu selang beberapa hari si isteri mengalami kemalangan dan koma. Si suami amat bersedih lalu berkata kepada isterinya walaupun isterinya masih dalam keadaan koma kerana si suami tahu bahawa isterinya tetap mendengar, “Sayang! Jika disebabkan suara aku mencintai mu… sekarang bolehkah engkau bersuara? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintaimu. Jika disebabkan kasih sayang dan ingatan aku mencintai mu…sekarang bolehkah engkau menunjukkannya? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintaimu. Jika disebabkan senyuman aku mencintai mu… sekarang bolehkah engkau tersenyum? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.Jika disebabkan setiap langkah aku mencintaimu…. sekarang bolehkah engkau melangkah? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.
Jika cinta memerlukan sebabnya, seperti sekarang. Aku tidak mempunyai sebab mencintai mu lagi. Adakah cinta memerlukan sebab? Tidak! Aku masih mencintai mu dulu, kini, selamanya dan cinta tidak perlu ada sebab. Kadangkala perkara tercantik dan terbaik di dunia tidak boleh dilihat, dipegang. Namun begitu… ia boleh dirasai dalam hati.” Maka menitis lah air mata si isteri yang masih dalam keadaan koma itu…..
nota kaki:
- bukan situasi saya. ^_^
Isteri : Mengapa abang menyukai saya? Mengapa abang cintakan saya?
Suami : Abang tidak boleh menerangkan sebabnya, namun begitu abang memang menyayangi dan mencintai Sayang!
Isteri : Abang tak boleh terangkan sebabnya? Bagaimana abang boleh katakan abang sayang dan cintakan saya sedangkan abang tidak boleh menerangkannya.
Suami : Betul! Abang tak tahu sebabnya tetapi abang boleh buktikan bahawa abang memang cintakan Sayang!
Isteri : Tak boleh beri bukti! Tidak! Saya hendak abang terangkan kepada saya sebabnya. Kawan-kawan saya yang lain yang mempunyai suami dan teman lelaki, semuanya tahu menerangkan mengapa mereka mencintai. Dalam bentuk puisi dan syair lagi. Namun begitu abang tidak boleh terangkan sebabnya.
Si suami menarik nafas panjang dan dia berkata, “Baiklah! Abang mencintai Sayang sebab sayang cantik, mempunyai suara yang merdu, penyayang dan mengingati abang selalu. Abang juga sukakan senyuman manis dan setiap tapak Sayang melangkah, di situlah cinta Abang bersama Sayang!”
Si isteri tersenyum dan berpuas hati dengan penerangan suaminyan.
Namun begitu selang beberapa hari si isteri mengalami kemalangan dan koma. Si suami amat bersedih lalu berkata kepada isterinya walaupun isterinya masih dalam keadaan koma kerana si suami tahu bahawa isterinya tetap mendengar, “Sayang! Jika disebabkan suara aku mencintai mu… sekarang bolehkah engkau bersuara? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintaimu. Jika disebabkan kasih sayang dan ingatan aku mencintai mu…sekarang bolehkah engkau menunjukkannya? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintaimu. Jika disebabkan senyuman aku mencintai mu… sekarang bolehkah engkau tersenyum? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.Jika disebabkan setiap langkah aku mencintaimu…. sekarang bolehkah engkau melangkah? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.
Jika cinta memerlukan sebabnya, seperti sekarang. Aku tidak mempunyai sebab mencintai mu lagi. Adakah cinta memerlukan sebab? Tidak! Aku masih mencintai mu dulu, kini, selamanya dan cinta tidak perlu ada sebab. Kadangkala perkara tercantik dan terbaik di dunia tidak boleh dilihat, dipegang. Namun begitu… ia boleh dirasai dalam hati.” Maka menitis lah air mata si isteri yang masih dalam keadaan koma itu…..
nota kaki:
- bukan situasi saya. ^_^
kisah ibu bermata satu
Ibuku hanya memiliki satu mata.
Aku membencinya? dia sungguh membuatku menjadi sangat memalukan.
Dia bekerja memasak buat para murid dan guru di sekolah? untuk menopang keluarga.
Ini terjadi pada suatu ketika aku duduk di sekolah dasar dan ibuku datang. Aku sungguh dipermalukan. Bagaimana bisa ia tega melakukan ini padaku?
Aku membuang muka dan berlari meninggalkannya saat bertemu dengannya.
Keesokan harinya di sekolah?
Ibumu bermata satu?!?!� ??. eeeee ejek seorang teman.
Akupun berharap ibuku segera lenyap dari muka bumi ini.
Jadi kemudian aku katakan pada ibuku? Ma? kenapa engkau hanya memiliki satu mata? Kalau engkau hanya ingin aku menjadi bahan ejekan orang-orang , kenapa engkau tidak segera mati saja?!!!� ?
Ibuku diam tak bereaksi.
Aku merasa tidak enak, namun disaat yang sama, aku rasa aku harus mengatakan apa yang ingin aku katakan selama ini? Mungkin ini karena ibuku tidak pernah menghukumku, akan tetapi aku tidak berfikir kalau aku telah sangat melukai perasaannya.
Malam itu?
Aku terjaga dan bangun menuju ke dapur untuk mengambil segelas air minum.
Ibuku sedang menangis disana terisak-isak, mungkin karena khawatir akan membangunkanku. Sesaat kutatap ia, dan kemudian pergi meninggalkannya.
Setelah aku mengatakan perasaanku sebelumnya padanya, aku merasa tidak enak dan tertekan. Walau demikian, aku benci ibuku yang menangis dengan satu mata. Jadi aku bertekad untuk menjadi dewasa dan menjadi orang sukses .
Kemudian aku tekun belajar. Aku tinggalkan ibuku dan melanjutkan studiku ke Singapore.
Kemudian aku menikah. Aku membeli rumahku dengan jerih payahku. Kemudian, akupun mendapatkan anak-anak, juga.
Sekarang aku tinggal dengan bahagia sebagai seorang yang sukses. Aku menyukai tempat tinggal ini karena tempat ini dapat membantuku melupakan ibuku.
Kebahagiaan ini bertambah besar dan besar, ketika?
Apa ?! Siapa ini?!
Ini adalah ibuku? Masih dengan mata satunya. Aku merasa seolah-olah langit runtuh menimpaku. Bahkan anak-anakku lari ketakutan melihat ibuku yang bermata satu.
Aku bertanya padanya? Siapa kamu? Aku tidak mengenalmu! !� Kukatakan seolah-olah itu benar. Aku memakinya? Berani sekali kamu datang ke rumahku dan menakut-nakuti anak-anakku! KELUAR DARI SINI! SEKARANG JUGA! � ?
Ibuku hanya menjawab? Oh, maafkan aku. Aku mungkin salah alamat. � ?
Kemudian ia berlalu dan hilang dari pandanganku.
Oh syukurlah? Dia tidak mengenaliku. Aku agak lega. Kukatakan pada diriku kalau aku tidak akan khawatir atau akan memikirkannya lagi. Dan akupun menjadi merasa lebih lega?
Suatu hari, sebuah undangan menghadiri reuni sekolah dikirim ke alamat rumahku di Singapore Jadi, aku berbohong pada istriku bahwa aku akan melakukan perjalanan dinas. Setelah menghadiri reuni sekolah, aku mengunjungi sebuah gubuk tua, dulu merupakan rumahku? Hanya sekedar ingin tahu saja.
Di sana, aku mendapati ibuku terjatuh di tanah yang dingin. Tapi aku tidak melihatnya ia mengeluarkan air mata. Ia memegang selembar surat ditangannya? Sebuah surat untukku.
Anakku?
Aku rasa hidupku cukup sudah kini?
Dan? aku tidak akan pergi ke Singapore lagi?
Tapi apakah ini terlalu berlebihan bila aku mengharapkan engkau yang datang mengunjungiku sekali-kali? Aku sungguh sangat merindukanmu?
Dan aku sangat gembira ketika kudengar bahwa engkau datang pada reuni sekolah . Tapi aku memutuskan untuk tidak pergi ke sekolahan. Demi engkau?
Dan aku sangat menyesal karna aku hanya memiliki satu mata, dan aku telah sangat memalukan dirimu.
Kau tahu, ketika engkau masih kecil, engkau mengalami sebuah kecelakaan, dan kehilangan salah satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak bisa tinggal diam melihat engkau akan tumbuh besar dengan hanya memiliki satu mata. Jadi kuberikan salah satu mataku untukmu?
Aku sangat bangga akan dirimu yang telah dapat melihat sebuah dunia yang baru untukku, di tempatku, dengan mata tersebut. Aku tidak pernah merasa marah dengan apa yang kau pernah kau lakukan? Beberapa kali engkau memarahiku?
Aku berkata pada diriku? Ini karena ia mencintaiku?
Teman-temanku?
Pesan (di atas) ini sungguh memiliki sebuah arti yang sangat mendalam dan dikirim untuk mengingatkan banyak orang bahwa kebaikan yang telah mereka nikmati selama ini adalah berkat seseorang, entah secara langsung maupun tidak langsung.
Renungkan sesaat dan lihatlah dirimu!.
Berterima kasihlah akan apa yang kamu miliki saat ini dibandingkan dengan jutaan orang yang tidak memiliki kehidupan seperti yang engkau peroleh saat ini !
Bawalah (selalu) ibumu dalam doa di mana saja engkau berada !�
- sumber tidak di ketahui.. :D -
Aku membencinya? dia sungguh membuatku menjadi sangat memalukan.
Dia bekerja memasak buat para murid dan guru di sekolah? untuk menopang keluarga.
Ini terjadi pada suatu ketika aku duduk di sekolah dasar dan ibuku datang. Aku sungguh dipermalukan. Bagaimana bisa ia tega melakukan ini padaku?
Aku membuang muka dan berlari meninggalkannya saat bertemu dengannya.
Keesokan harinya di sekolah?
Ibumu bermata satu?!?!� ??. eeeee ejek seorang teman.
Akupun berharap ibuku segera lenyap dari muka bumi ini.
Jadi kemudian aku katakan pada ibuku? Ma? kenapa engkau hanya memiliki satu mata? Kalau engkau hanya ingin aku menjadi bahan ejekan orang-orang , kenapa engkau tidak segera mati saja?!!!� ?
Ibuku diam tak bereaksi.
Aku merasa tidak enak, namun disaat yang sama, aku rasa aku harus mengatakan apa yang ingin aku katakan selama ini? Mungkin ini karena ibuku tidak pernah menghukumku, akan tetapi aku tidak berfikir kalau aku telah sangat melukai perasaannya.
Malam itu?
Aku terjaga dan bangun menuju ke dapur untuk mengambil segelas air minum.
Ibuku sedang menangis disana terisak-isak, mungkin karena khawatir akan membangunkanku. Sesaat kutatap ia, dan kemudian pergi meninggalkannya.
Setelah aku mengatakan perasaanku sebelumnya padanya, aku merasa tidak enak dan tertekan. Walau demikian, aku benci ibuku yang menangis dengan satu mata. Jadi aku bertekad untuk menjadi dewasa dan menjadi orang sukses .
Kemudian aku tekun belajar. Aku tinggalkan ibuku dan melanjutkan studiku ke Singapore.
Kemudian aku menikah. Aku membeli rumahku dengan jerih payahku. Kemudian, akupun mendapatkan anak-anak, juga.
Sekarang aku tinggal dengan bahagia sebagai seorang yang sukses. Aku menyukai tempat tinggal ini karena tempat ini dapat membantuku melupakan ibuku.
Kebahagiaan ini bertambah besar dan besar, ketika?
Apa ?! Siapa ini?!
Ini adalah ibuku? Masih dengan mata satunya. Aku merasa seolah-olah langit runtuh menimpaku. Bahkan anak-anakku lari ketakutan melihat ibuku yang bermata satu.
Aku bertanya padanya? Siapa kamu? Aku tidak mengenalmu! !� Kukatakan seolah-olah itu benar. Aku memakinya? Berani sekali kamu datang ke rumahku dan menakut-nakuti anak-anakku! KELUAR DARI SINI! SEKARANG JUGA! � ?
Ibuku hanya menjawab? Oh, maafkan aku. Aku mungkin salah alamat. � ?
Kemudian ia berlalu dan hilang dari pandanganku.
Oh syukurlah? Dia tidak mengenaliku. Aku agak lega. Kukatakan pada diriku kalau aku tidak akan khawatir atau akan memikirkannya lagi. Dan akupun menjadi merasa lebih lega?
Suatu hari, sebuah undangan menghadiri reuni sekolah dikirim ke alamat rumahku di Singapore Jadi, aku berbohong pada istriku bahwa aku akan melakukan perjalanan dinas. Setelah menghadiri reuni sekolah, aku mengunjungi sebuah gubuk tua, dulu merupakan rumahku? Hanya sekedar ingin tahu saja.
Di sana, aku mendapati ibuku terjatuh di tanah yang dingin. Tapi aku tidak melihatnya ia mengeluarkan air mata. Ia memegang selembar surat ditangannya? Sebuah surat untukku.
Anakku?
Aku rasa hidupku cukup sudah kini?
Dan? aku tidak akan pergi ke Singapore lagi?
Tapi apakah ini terlalu berlebihan bila aku mengharapkan engkau yang datang mengunjungiku sekali-kali? Aku sungguh sangat merindukanmu?
Dan aku sangat gembira ketika kudengar bahwa engkau datang pada reuni sekolah . Tapi aku memutuskan untuk tidak pergi ke sekolahan. Demi engkau?
Dan aku sangat menyesal karna aku hanya memiliki satu mata, dan aku telah sangat memalukan dirimu.
Kau tahu, ketika engkau masih kecil, engkau mengalami sebuah kecelakaan, dan kehilangan salah satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak bisa tinggal diam melihat engkau akan tumbuh besar dengan hanya memiliki satu mata. Jadi kuberikan salah satu mataku untukmu?
Aku sangat bangga akan dirimu yang telah dapat melihat sebuah dunia yang baru untukku, di tempatku, dengan mata tersebut. Aku tidak pernah merasa marah dengan apa yang kau pernah kau lakukan? Beberapa kali engkau memarahiku?
Aku berkata pada diriku? Ini karena ia mencintaiku?
Teman-temanku?
Pesan (di atas) ini sungguh memiliki sebuah arti yang sangat mendalam dan dikirim untuk mengingatkan banyak orang bahwa kebaikan yang telah mereka nikmati selama ini adalah berkat seseorang, entah secara langsung maupun tidak langsung.
Renungkan sesaat dan lihatlah dirimu!.
Berterima kasihlah akan apa yang kamu miliki saat ini dibandingkan dengan jutaan orang yang tidak memiliki kehidupan seperti yang engkau peroleh saat ini !
Bawalah (selalu) ibumu dalam doa di mana saja engkau berada !�
- sumber tidak di ketahui.. :D -
Thursday, 20 June 2013
tenanglah wahai hati
Setiap hari kita ketawa. Setiap hari kita
jumpa kawan. Setiap hari kita dapat apa yang kita nak. Tapi.. kenapa
hati kita tak gembira? Kita sembahyang setiap hari. Kita berdoa selalu
pada Allah. Kita minta sungguh-sungguh
pada Allah. Tapi.. kenapa susah sangat doa kita nak makbul? Sedangkan
Allah ada berfirman. "Berdoalah pada Ku, nescaya akan Ku kabulkan...,"
Apa masalah kita?
Hati kita tak gembira sebab kita tak pernah bersyukur dengan apa yang kita ada. Kita tak pernah nak menghargai setiap nikmat yang kita dapat. Kita asyik memikirkan benda yang kita tak ada, sampai kita lupa melihat nikmat sekeliling kita.
Kita berdoa, tapi kenapa payah sangat doa kita Allah nak makbulkan?
Sebab kita asyik meminta pada Allah, tapi kita tak pernah minta ampun pada Allah, sedangkan dosa-dosa kita terlampau banyak pada Allah. Alangkah tidak malunya kita. Kita merintih, kita merayu agar Allah makbulkan doa kita. Tapi, lepas kita dapat kesenangan kita lupa pada Allah, kita tak bersyukur pada Allah. Bila dah datang kesusahan, baru nak ingat Allah balik. Baru nak menangis, merintih.. minta Allah pandang kita. Macam mana Allah nak makbulkan doa kita....
Apa masalah kita?
Hati kita tak gembira sebab kita tak pernah bersyukur dengan apa yang kita ada. Kita tak pernah nak menghargai setiap nikmat yang kita dapat. Kita asyik memikirkan benda yang kita tak ada, sampai kita lupa melihat nikmat sekeliling kita.
Kita berdoa, tapi kenapa payah sangat doa kita Allah nak makbulkan?
Sebab kita asyik meminta pada Allah, tapi kita tak pernah minta ampun pada Allah, sedangkan dosa-dosa kita terlampau banyak pada Allah. Alangkah tidak malunya kita. Kita merintih, kita merayu agar Allah makbulkan doa kita. Tapi, lepas kita dapat kesenangan kita lupa pada Allah, kita tak bersyukur pada Allah. Bila dah datang kesusahan, baru nak ingat Allah balik. Baru nak menangis, merintih.. minta Allah pandang kita. Macam mana Allah nak makbulkan doa kita....
alhamdulillah.
Assalamualaikum..
fist taip menaip ni, rasa agak kekok la sikit bila dh lama tak menaip kat blog, sbb blog lama dh dbuang selepas berhijrah.. Semua saya tukar baru, fb baru, blog pun baru, fanpage dh serah kat owner baru,.. uarrrggg! idea entah, nak baru jugak kot.. :D btw saya happy bila semua baru sebab nya saya tidak perlu dah fikir yg lama. ehhh! sapa cakap?? sbb yg lama tulah saya bangkit ! bangkit agar tidak terjatuh lagi, lagi dan lagiii!!!
nak menaip lagi, lagi dan lagi tapiiiiiiii idea dh bertukar jadi baru so loading pun agak slow nak memerah. . so kesimpulannya, sampai sini je la.. ehh! jgn lupa baca about saya! ^_^
Subscribe to:
Posts (Atom)